Kalkulator Tabungan Berjangka + Bunga
- Total setoran—
- Bunga kotor—
- Pajak bunga (20%)—
- Bunga bersih—
Alat di atas membantu kamu memproyeksikan hasil tabungan berjangka, yaitu tabungan dengan setoran rutin tiap bulan plus bunga. Isi setoran bulanan, jangka waktu, dan bunga per tahun, lalu klik Hitung Hasil Tabungan.
Ringkasan:
- Tabungan berjangka mengunci setoran rutin tiap bulan selama jangka waktu tertentu.
- Bunga dihitung berbunga (majemuk), jadi hasilnya lebih besar dari sekadar menjumlahkan setoran.
- Bunga tabungan umumnya dipotong pajak final 20%, sudah bisa diperhitungkan di alat ini.
Mau nabung disiplin untuk DP rumah, biaya sekolah, atau liburan? Tabungan berjangka bisa jadi pilihan karena kamu "dipaksa" menyetor tiap bulan. Nah, biar tahu kira-kira berapa dana yang terkumpul di akhir, aku bantu hitung lengkap dengan bunga dan pajaknya di sini.
Daftar isi
Cara Pakai Alat di Atas
- Isi Setoran per Bulan, misalnya 1.000.000.
- Isi Jangka Waktu dalam bulan, misalnya 12 untuk 1 tahun.
- Isi Bunga per Tahun, misalnya 4 persen.
- Centang Potong pajak bunga 20% bila tabunganmu kena pajak final.
- Klik Hitung Hasil Tabungan. Total dana, total setoran, dan bunga bersih langsung muncul.
Cara Kerja Tabungan Berjangka
Setiap bulan kamu menyetor sejumlah uang yang sama. Uang yang sudah masuk lebih dulu menikmati bunga lebih lama, sehingga bunganya berbunga (majemuk). Alat ini memakai rumus nilai akhir anuitas dengan asumsi setoran dilakukan di akhir tiap bulan.
Rumus Nilai Akhir
i = bunga tahunan / 12 (bunga bulanan)
Nilai = Setoran x (((1 + i)^tenor - 1) / i)
Contoh Perhitungan
Setoran Rp1.000.000 per bulan selama 12 bulan, bunga 6% per tahun (0,5% per bulan):
- Total setoran = 1.000.000 x 12 = Rp12.000.000.
- Nilai akhir = 1.000.000 x ((1,005^12 - 1) / 0,005) ≈ Rp12.335.562.
- Bunga kotor ≈ Rp335.562.
- Pajak 20% ≈ Rp67.112, sehingga bunga bersih ≈ Rp268.450.
- Total dana saat jatuh tempo ≈ Rp12.268.450.
Tips Memilih Tabungan Berjangka
- Pilih jangka waktu yang sesuai target, jangan terlalu panjang agar tidak terbebani.
- Cek apakah ada denda bila menutup rekening sebelum jatuh tempo.
- Bandingkan bunganya dengan deposito atau reksadana pasar uang untuk dana yang sama.
- Pastikan setoran otomatis terpotong dari rekening utama agar tidak terlewat.
Kalkulator Terkait
Punya target dana tertentu? Coba kalkulator tabungan target untuk cari besar setoran yang dibutuhkan. Mau bandingkan dengan produk lain? Lihat kalkulator bunga deposito dan kalkulator reksadana.
Sering Ditanyakan
Apa beda tabungan berjangka dan deposito?
Deposito menyetor sekali di awal dalam jumlah besar, sedangkan tabungan berjangka menyetor rutin tiap bulan dalam jumlah kecil. Tabungan berjangka cocok untuk membangun kebiasaan menabung, deposito cocok untuk dana yang sudah terkumpul.
Kenapa ada potongan pajak 20%?
Bunga tabungan dan deposito di Indonesia dikenai pajak penghasilan final 20%. Namun sebagian bank tidak memotong pajak bila saldo rata-rata di bawah batas tertentu, sehingga kamu bisa mematikan centang pajak bila memang tidak dipotong.
Bagaimana kalau setoran terlewat?
Aturannya berbeda tiap bank. Ada yang memberi denda, ada yang menghentikan bunga bulan itu, ada juga yang menutup rekening bila menunggak beberapa kali. Karena itu, atur setoran otomatis agar disiplin tetap terjaga.
Nah, itu dia cara memproyeksikan hasil tabungan berjangka lengkap dengan bunga dan pajaknya. Dengan gambaran ini, kamu bisa memilih setoran dan jangka waktu yang pas dengan targetmu. Selamat menabung, semoga bermanfaat 🙂